Logika dan Hati

Kita manusia yang diciptakan sempurna oleh Allah SWT, diberikan akal pikiran dan diberikan perasaan, perbedaan yang sangat mencolok dari mahluk lainnya adalah; logika yang berasal dari otak mengendalikan segala tindakan, bicara, maupun sikap kita yang bersifat rasional. for the sake to make sense. Sedangkan perasaan yang ada di hati ini mengendalikan insting dasar yang dimiliki manusia, for the sake of making illusion, thats my opinion anyway…but sometimes i feel that its all came from our mind.

Ada hikmah yang bisa gw petik dari pengalaman hidup gw tentang logika dan hati, recently my life is a big pile of mess and led to a turning point in my life…now, i enjoyed it πŸ˜€

Gw sadari jika logika dan hati tidak sejalan, apapun yang engkau kerjakan akan menjadi sia-sia…ga ada maknanya…WORTHLESS.

Pada beberapa minggu lalu…no, selama satu tahun kemarin hati telah mengambil jalan hidup gw…kembali mengalami ilusi yang selama ini gw remehkan keberadaannya dan terbuai di dalamnya. Tanpa mengindahkan apa yang logika gw katakan…teriakkan ke dalam otak kecil gw, hati benar-benar telah mengambil alih segalanya.Dengan hati lo bisa jadi orang tertolol di dunia dan tidak sadar apa yang kau lakukan, despite apa yang dunia katakan ke elo.

Penyesalan selalu datang belakangan pastinya, ketika hati telah mengambil seluruh fungsi tubuh ini, kekacauan yang lo dapat dalam hidup, tapi tidak juga dipungkiri jika hanya logika yang kalian gunakan…lo ga ada bedanya sama robot. Kedua hal tersebut harus jalan berbarengan, jangan sampai ada yang tertinggal. Ketika hati yang berbicara tanyakan pada logika apakah ini benar atau salah, ketika logika yang berbicara tanyakan pada hati apakah ini pantas atau tidak.

Don’t give in to yourself…jangan mau kalah sama diri sendiri, jangan egois, jangan selalu ngerasa benar, jangan berpikiran sempit, jangan memainkan perasaan, jika iya maka lo cuma make salah satunya saja. Entah itu logika ataupun hati. Jika logika dan hati bisa berjalan dengan selaras maka bisa aja lo jadi manusia yang lebih baik di masa depan dan kesempatan mengembangkan diri terbuka luas dihadapan lo.

Lo ga sadar sempai semua terlambat dan pada akhirnya yang mengembalikan lo ke jalan yang benar adalah hidup itu sendiri, perubahan itu terjadi ketika pada satu saat lo ditendang oleh hidup tepat di muka

Makasih deh buat hati yang dah gw pake kapasitasnya sebesar 90%, gw malah kehilangan orang yg gw sayang (even if its not entirely my fault), gw mengecewakan orang-orang disekitar gw (totaly mine), gw ngerasa stuck tanpa daya untuk berubah, gw merasa kecil dan hampir kehilangan arah.

Tetapi semua itu mulai berubah, pelan tapi pasti…meski gw ngerasanya sih agak cepet juga, gw mencoba menyelaraskan diri,

sedikit tips, sempetin deh bangun malem, sholat Tahajud bis itu jangan tidur lg, tapi Wirid atau bisa juga berdiam diri, istilah gaulnya semedi. Merenungkan segala sesuatu yang ada dalam diri kita, sambil berdoa minta diberikan petunjuk, diberikan bimbingan oleh Allah SWT…i speak like this coz im a moslem, kay?

Coba diri kita berkaca (bukan dandan) atas apa yang telah terjadi, menggali hati kita mencari apa yang pernah kita rasakan, kupas layer demi layer, introspeksi diri secara total…I’ve done it and it feels GREAT!!! mungkin apa yang gw temuin bisa dibilang sebagai elightment (pencerahan) buat diri gw, merasa beban hati yang berat dah ilang begitu saja, berani mengambil keputusan lebih bold <— yup thats bold, berani berbuat sesuatu yang belum pernah gw kerjakan sebelumnya (bukan maling jemuran) dan melihat dunia ini dengan perspektif yang berbeda…klo kemaren mah perspektif mata semut, sekarang perspektif mata elang.

Setelah menemukan jawaban untuk diri sendiri berbagilah dengan orang2 terdekat, jangan sembarangan orang…kalo yang lo ajak berbagi tuh tukang mabok malah makin terpuruk aja lu!!!

Gw merasa sangat beruntung mempunyai teman yang bisa gw ajak sharing, ga sekedar minjemin kuping dia tapi yang bisa diajak diskusi, mencari jalan keluar bersama karena ketika dia ngebantu diri kita otomatis dia juga ngebantu dirinya sendiri. Thanks ya Ci Lin…

saat ini ilusi itu sudah gw masukin ke dalem hati karena pastinya satu saat gw akan perlu make si ilusi…tapi sekarang bukan saatnya, ga terlalu bego juga buat mengobral ilusi itu kemana-mana…sori akh, eksklusif :))

sekarang fokus aja buat gimana caranya gw bisa jadi orang yang lebih baik karena selama masih ada napas ga pernah ada kata terlambat. berterima kasih, perjalanan yang gw lakuin beberapa hari ini telah mempertemukan gw dengan orang-orang yang memberi masukan positif buat diri gw, friends and family…

The best part is, i can finally make my mom+dad smile again…because of me (not sule cs.)

Advertisements

Pesan dan Kesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s