Aku dan Kapten

“Status awak?”

“Semua berhasil menyelamatkan diri, Kapten.” Sang kapten meminum segelas teh Earl Grey. Dengan wajah gelisah dia melihat ke panel kontrol.

“Kondisi mesin?”

“Semua dalam kondisi prima, tetapi lambung kapal hanya akan bertahan kurang dari 3 menit,” jelasku.

“Tetap dalam kecepatan berbalik maksimal, kita harus tetap berusaha sampai akhir.”

Sang kapten melihat ke sekeliling interior anjungan. Dia merasa sangat bertanggungjawab dengan apa yang terjadi. Tangannya halus menyentuh sandaran kursi kapten.

“Kapten, merupakan satu kehormatan mengabdi untuk anda.”

“Hmmm, terima kasih, aku pun demikian AI.” Matanya menatap monitor utama yang menampilkan pemandangan Black Hole kian mendekat.

Anda seorang pemberani Kapten.

I don't want to be in that kinda position 😐

Advertisements