Clint Fragrance

Kulihat matahari sudah berada di atas kepala, padang pasir dengan bukit berbatu bukanlah yang aku harapkan ketika bergabung untuk pekerjaan ini, tapi apa boleh buat…tuntutan karir. Aku merogoh saku rompiku dan mengeluarkan sebuah communicator. Jam 13.00 diperkirakan satelit berada dalam jangkauan. Kuulik communicator yang mulai kotor diselimuti debu dan pasir sampai menemukan menu instant messenger. Dengan auto log in aku otomatis tersambung, segera aku scroll ke bawah sampai menemukan ID fragrance. Setelah kutemukan aku pilih menu chat,

Clint : “hey”

…….

Untuk beberapa saat kutunggu namun tampak tidak ada balasan. Hilang kesabaran kumasukkan kembali communicator ke dalam sakuku sampai sebuah getaran halus menghentikan gerakanku. Dia membalas.

Fragrance : “HEY!! Kamu kemana sih?”

“ga kasih kabar. Aku dengar kamu pergi entah ke mana.”

Clint : “denger dari siapa?”

Fragrance : “dari Aris, dia bilang kamu ke apartemennya 2 bulan yang lalu untuk pamitan”

“tapi kamu ga bilang mo kemana…”

Clint : “iya…aku bilang ke Aris gitu”

Tanganku bergetar menggenggam communicatorku, suara deru mesin hampir mengganggu konsentrasiku.

Fragrance : “terus…”

Clint : “terus apa?”

Fragrance : “terus kenapa kamu ga bilang apa-apa?”

“kenapa kamu menghilang?”

Clint : “dadakan, semua berlangsung begitu cepat.”

Fragrance : “that’s it?! Itu alesan kamu?!”

Kembali aku terdiam, lama sampai memberikan balasan.

Clint : “aku diterima kerja 2 bulan yang lalu…dan pekerjaan ini mengharuskan aku pergi ke tempat yang jauh. Jauh dari semua yang aku ketahui dan kenal,” jelasku.

Fragrance : “jadi, itu alesan kamu kenapa ga bilang apa-apa ke aku?”

                    “lalu kenapa kamu bilang ke Aris sedangkan aku tidak?!”

Aku dapat merasakan emosi yang terpancar dari tulisannya.

Clint : “aku…tidak sanggup”

Fragrance : “tidak sanggup apa?”

Kembali jari jemariku berkutat di tombol virtual qwerty yang terpampang di touch screen communicator, “aku tidak sanggup bilang selamat tinggal ke kamu…”

Untuk beberapa lama tak ada balasan. Suara langkah berlarian di sekelilingku, aku tetap fokus ke communicator yang menyambungkan diriku dengan dirinya.

Fragrance : “kenapa…kenapa kamu ga bisa bilang…setidaknya kamu bisa bilang sampai jumpa…kamu tega.”

Kontan aku tersentak. Aku balas pesannya.

Clint : “maaf ya, aku minta maaf sebesar-besarnya…jujur hatiku tidak kuat berpisah dengan dirimu.”

Ketika baru saja ku ketikan “aku…” dia memotong.

Fragrance : “katakan nanti saja, katakan jika kau sudah kembali dari manapun kau berada.”

“aku akan disini menunggu…”

“AYO CEPAT!!! APA YANG KAU LAKUKAN HAH?!” Sebuah suara tegas mengalihkan perhatianku dari communicator. Setengah tidak peduli kembali ku mengetik.

Clint : “baiklah, tunggu aku, aku akan katakan semua, aku akan ungkapkan semua, aku akan kembali untuk kamu!!!”

Fragrance : “aku tunggu…”

Setelah log out, ku sakukan kembali communicatorku di kantong rompi dekat dada seolah-olah dia selalu ada dekat hatiku. Ku raih senapan yang tergeletak sedari tadi di tanah dekat ku terduduk. Aku yakin sekali tindakanku tadi dapat membawaku ke mahkamah militer tapi aku tidak peduli.

Aku akan kembali padanya.

Tujuanku berjuang adalah bertahan hidup, akan kusingkirkan apapun dan siapapun yang menghalangiku kembali kepada dirinya.

Setelah yakin lock & loaded aku berhamburan bersama rekan tentara yang lain ke garis depan, dimana musuh menghadang. Teriakanku termakan suara bising mesin tempur yang melaju bersama kami dan angin padang pasir yang berhembus kencang. Tapi kini aku mendapat tujuan baru untuk hidup dan terbebas dari neraka dunia ini.

“AAAGGHHHH!!!”, kulepas beberapa tembakan dan berangsur debu akibat pertempuran yang berlangsung menelan tubuhku yang terus berlari.

Berlari menuju dirinya.

Advertisements

Pesan dan Kesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s