Gw vs Mimpi

I dreams therefore I lived.

We can’t just go being alive without having any dreams, dreams that make us believe in what we do. Dreams can take you places only you can reach, being in a dreams is the first step to reality. Don’t hope your dreams change into reality…realize your dreams.

A dream is as good as the dreamer, don’t limit your dreams and don’t stop pushing yourself to make it happened. I saw people living their dreams because they deserved it, they worked so hard for it. You may hit obstacles along the way but in the end it’s you and you’re alone that’s been holding your dreams back because you were afraid…afraid that you can’t handle your dream if it were come true.

Sleep tonight, dream a lot, and wake up with a determination to make it real. For the better you.

I have a dream~

Gw vs Ade

I’m a first born. I have a brother and a sister, my brother is 3 years apart from me and my sister is 8 years apart.

Hubungan kakak beradik kami kalo kata temen2 gw unik. Kita dibilang terlalu akrab untuk kakak beradik, bertengkar bisa dihitung pake jari. Kenapa bisa gitu? Karena kita megang kata2 Abah, “Kalian harus saling dukung, sayang, dan rukun, karena kalo Abah dan Ibu udah ga ada kalian hanya bisa bergantung satu sama lain. Nah kalo Abah udah ga ada dan kalian kakak beradik ga rukun, Abah datengin mimpi lo terus gampar satu2.” Kalo Abah udah ngomong kita bertiga ga berani bantah deh.

Continue reading

Gw vs Parents

Let’s talk about my Mother, shall we?

My Mom…she’s the best at what she does. Parenting.

Dari saat gw lahir sampai saat ini, beliau selalu ada di sisi gw dan 2 ade gw. Beliau mengajar juga menghajar gw dengan penuh kasih sayang. Abah ga pernah mukul anak2nya, Ibu…all the time. Tapi itu semua gara2 gwnya aja yg bandel, ga pernah denger kata orang tua dan selalu mangkir. Ada masanya gw merasa sebagai seorang pemberontak memilih untuk mengabaikan Beliau tetapi sering kali jg gw jadi seseorang yg sangat manja kepada Ibu.

Yup, my parents spoiled us rotten. Continue reading

“Sahabat” friend or foe…?

“Someone that most likely to stab us from the back is our BEST FRIEND”

Kalimat itu sudah menghantui gw lebih dari 10 tahun…thats a long time. Ada masanya dimana gw sangat menghargai persahabatan, gw menikmati suasana dalam persahabatan. Berbagi dengan orang yang benar-benar gw percaya, orang yang mengetahui baik buruknya gw, kekurangan maupun kelebihan gw, ga ada satupun yang ga gw ceritain ke dia (aib.red)…it’s like having your own walking Hard Drive where you put everything about you in one space. Gw bener-bener sayang sama sahabat gw *dulu* dan rela ngelakuin apa aja buat mereka.

Tetapi *mulai ga enak nih* dibalik itu semua, gimana rasanya kalo lo dikhianatin sama orang yang bener-bener lo percaya? Dunia serasa jungkir balik tiger sprong salto di udara berkali-kali pastinya. Seorang sahabat nusuk dari belakang bisa banyak penyebabnya, tapi yang sering terjadi tuh kalo ga masalah cinta…pasti duit.

Setelah ‘badai’ penghianatan itu gw lalui yang ada gw susah percaya lagi sama orang, mending percaya sama seekor anjing…really, gw pernah ketemu anjing liar di jalan, beberapa kali dia gw kasih makan, sisa makan siang, snack, tulang ayam, ban mobil. Dan pada akhirnya tu anjing setiap ketemu gw pasti goyang2in ekornya, pas gw jalan pasti dia jalan di samping gw ato di depan gw sampai satu saat gw ga pernah ketemu dia lagi…tau kenapa. “Dog is a man’s best firend” quote itu ada benernya juga.

Baru2 ini juga gw ketemu temen gw, seseorang yg ngebawa pengaruh besar dalam hidup gw saat ini. Mahluk yg satu ini jg mempunyai masalah dengan salah satu ‘sahabat’ nya. Dia cerita, seseorang yang dia kenal sudah lama, yang dia bela mati2an di saat orang tuanya tidak setuju dia bersahabat dengan orang itu, yang sudah berbagi mimpi bersama dapat meninggalkan dia begitu saja dalam kekecewaan, gw ga punya hak buat cerita apa masalahnya tapi yg pasti dari apa yg gw dengar, hidup itu adalah seleksi alam, orang datang dan pergi sesuka hati mereka bukan karena kita yang mau. Dia juga menjadi contoh supaya dimasa depan gw dapat memilih dengan TEPAT orang yg benar2 bisa gw percaya.

Tapi syukur alhamdulillah, Tuhan memberikan gw pencerahan dan mengingatkan gw kalo gw ini ga sendiri di dunia, dikala senang mungkin banyak orang yang akan datang dan berbagi kebahagiaan bersama kita namun yg terpenting adalah ketika kita sedih, susah, kecewa, dan hilang arah masih ada orang yg juga hadir untuk kita. Seleksi alam telah membuat gw membuka mata hati, memilih orang2 yang pada akhirnya bisa gw panggil SAHABAT

Jika kalian mempunyai seorang sahabat, jaga mereka baik-baik, sayangi mereka but just watch your back 😀

P.S: I always want a Siberian Husky ^_^