Gw vs Ade

I’m a first born. I have a brother and a sister, my brother is 3 years apart from me and my sister is 8 years apart.

Hubungan kakak beradik kami kalo kata temen2 gw unik. Kita dibilang terlalu akrab untuk kakak beradik, bertengkar bisa dihitung pake jari. Kenapa bisa gitu? Karena kita megang kata2 Abah, “Kalian harus saling dukung, sayang, dan rukun, karena kalo Abah dan Ibu udah ga ada kalian hanya bisa bergantung satu sama lain. Nah kalo Abah udah ga ada dan kalian kakak beradik ga rukun, Abah datengin mimpi lo terus gampar satu2.” Kalo Abah udah ngomong kita bertiga ga berani bantah deh.

Continue reading

Advertisements

Separate Ways

Kita terdiam…

“Kamu ngomong dong.”

“Kenapa ga kamu aja yang ngomong?” ku mulai memainkan hapeku.

Kembali terdiam…

“Kamu kan biasanya rame, kok sekarang malah jadi gagu gitu?” dia makin tidak sabar.

“Apakah salah kalau saat ini aku hanya ingin diam, berdiri di sini, menatapmu, mengagumimu?” hape kumasukkan ke saku.

“Sekarang katakan, mau kamu apa?” terlihat dia menahan air mata.

“Aku hanya ingin memastikan apa yang kita miliki nyata.”

Matanya memerah, “percayalah itu semua nyata adanya.”

“Walau sesaat?” tanyaku lembut.

Diapun mengangguk.

We will never be the same

Lagi, dia mengangguk

“Maaf, aku harus kembali” dia berbalik.

Dengan anggun, berjalan…menuju pernikahannya.