Hey

Dijual di Indonesia juga ga ya?

Ponselku berbunyi, dengan cepat kulihat siapa yang menelpon…Agnes.

“halo yang, hey, gimana tesnya?” tanyaku mesra.

“uh, ngebetein deh yang, pertanyaannya susah-susah. Banyak yang aku ga isi.” Suaranya terdengar sedih di telingaku.

“ya udah, yang penting kamu udah usaha. Nanti jadi aku jemput?” Tangan kiriku memainkan kunci mobil.

“kamu jemputnya di rumah aja ya, ini aku dah mau pulang.” Suaranya berubah jadi lebih ceria.

“oke, kamu hati-hati di jalan ya. Kalo hujan berteduh dulu aja,” saranku.

“iya, cerewet.” Dia tertawa.

“see you then.”

“ok, love you.” Kumatikan telponnya,

Selang beberapa detik ponselku kembali berbunyi…Mira.

“halo beb…aku kangen nih,” sapaku sedikit manja.

Advertisements