Gw vs Mimpi

I dreams therefore I lived.

We can’t just go being alive without having any dreams, dreams that make us believe in what we do. Dreams can take you places only you can reach, being in a dreams is the first step to reality. Don’t hope your dreams change into reality…realize your dreams.

A dream is as good as the dreamer, don’t limit your dreams and don’t stop pushing yourself to make it happened. I saw people living their dreams because they deserved it, they worked so hard for it. You may hit obstacles along the way but in the end it’s you and you’re alone that’s been holding your dreams back because you were afraid…afraid that you can’t handle your dream if it were come true.

Sleep tonight, dream a lot, and wake up with a determination to make it real. For the better you.

I have a dream~

“Tissue, Kang?”

Image

Itu adalah kata-kata yang pertama keluar dari mulutnya…seorang bocah, wajahnya kotor dan ada luka di pipi kirinya, dengan pakaian lusuh membawa keranjang plastik biru muda berisikan 5 pack tissue.

Siang tadi gw sedang berada di Kantor Pajak, entah kenapa gw di sana tapi karena kantor gw yang nyuruh…so there I was.Hujan sedari siang mengguyur kota Bandung. Seinget gw ramalan cuaca mengatakan kemarin itu akan cerah. Bukti kalau kita tidak boleh percaya ramalan dan yang ngeramal harusnya dituntut dengan pasal penipuan.

Continue reading

Gw vs Pasukan Sahur

Gw suka sebel sama kelakuan (yg gw namakan) Pasukan Sahur. Mereka itu adalah kumpulan bocah2 abg yg ngga tau CK ato Sevel itu ada di dunia dan lebih milih nangkring di pinggir jalan sempit yg selalu dilalui sama motor. Niatnya sih baek mau bangunin sahur tapi metodenya itu loh. #TepokJidat #JidatAnneHathaway #TerusAjakKawin

Jadi rumah gw itu sebelahan banget sama gang yg selalu dilewati Pasukan Sahur, blon lg tembok kamar gw yg pas sebelahan jg sama gang. Nah, armamen mereka kan macem2, biasanya dirigen minyak ato galon kosong dan jg pita suara yg sember. Denger2 taun ini mereka dapet drum besi, entah dapet anggaran dari mana. Belon lagi fresh recruit yg masih semangat 45 bwt teriak2.

Masalah nongol pas mereka melintas di gang dan melakukan serangan tengah malam, mereka stopnya disamping tembok kamar gw. Dengan suara ala Jason Mraz lg digorok mereka mulai nyanyi ga jelas. Takutnya lagu satanic tp ngga la ya, kan puasa. Untuk waktu yg lama mrk nyanyi. Yg seharusnya bangun bwt masak tuh ibu gw, ini malah gw yg melek duluan. Rugi dong gw!

Satu saat gw kesel, ya udah gw setel aja lagu metal ‘agak’ kenceng *takut digampar abah* menandakan gw udah bangun. Eeeh, pada2 malah makin kenceng mukulin armamennya. begitu gw tilik, lah nyamain beat lagu yg gw setel. Bapet…
Kayaknya begitu gw nyetel dangdut, nada nyanyinya pada berubah kaya Meggi Z. Ni mau bangunin sahur apa mo konser?!

Pada akhirnya gw cuma melakukan 1 cara yg terbukti ampuh. Gedor tembok kamar gw, terus teriak “LANJUT!!!” mereka pun pergi.

Sekian cerita gw bersama Pasukan Sahur, semoga pada “apa sih?!” bacanya.

Gw vs Dia

Hari itu panas seperti hari lainnya, klo ga inget ada kuliah gw dah milih langsung berenang di empang. Kampus saat itu sedang rusuh karena pemilu. Banyak orang berlarian kesana kemari ga tau ngapain, untung gw golput.  Nyalain sebatang rokok dan gw mendengar suara dia dari arah belakang, *oh syit*

“Nah ya, ngerokok lagi!”

Here she comes, tubuh mungil, mata sipit pake kacamata, rambut panjang terurai dengan polem, kulit putih dan bibir lagi manyun.

Continue reading

Petik Bunga

Stormtrooper sih galau...

Dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak mencintaiku, dia mencintaiku, dia tidak…tenang, masih banyak kok bunga untuk dipetik.